PT DSI Temukan Potensi Rp89 Triliun dari Pengawasan Ekspor
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 14 Agt 2026 13:00 WIB
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo: PT DSI Catat Potensi Rp89 Triliun Transaksi Ekspor untuk Meningkatkan Ekonomi Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sebagai langkah berikutnya, pengawasan DSI akan diperluas ke 50 pelabuhan di 25 provinsi di seluruh Indonesia.
Perluasan ini ditujukan untuk memperkuat kontrol terhadap aliran komoditas strategis dan memastikan kepatuhan standar pelaporan.
Staf DSI dilaporkan sudah memonitor ribuan transaksi sejak awal beroperasi, dengan fokus pada deteksi selisih harga dan anomali pelaporan.
Pemerintah berharap temuan ini mendorong peningkatan transparansi perdagangan komoditas ekspor.
Langkah pengawasan diharapkan memperkuat basis penerimaan devisa negara dalam jangka menengah.
Sektor batu bara, kelapa sawit, dan besi baja ferro disebut sebagai kontributor utama yang diawasi ketat.
Pejabat terkait menyatakan akan terus memantau implementasi pengawasan di pelabuhan-pelabuhan yang ditargetkan.
Publik dan pelaku industri dipersilakan mengikuti perkembangan kebijakan pengawasan yang akan diumumkan secara berkala.
Dengan tindakan lanjutan, pemerintah menargetkan pemulihan nilai yang sebelumnya hilang akibat perbedaan harga dan pelaporan.
Pemerintah optimistis bahwa penguatan tata kelola ekspor akan menyumbang pada peningkatan penerimaan negara melalui potensi tambahan devisa yang lebih terukur.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



