Euro STOXX 50 Turun 0,2% ke 6.432 Imbas Geopolitik
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 21 Agt 2026 07:51 WIB
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

Indeks Bursa Eropa Tertekan: Dampak Geopolitik dan Lesu Sektor Ritel di Tahun 2023
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sektor barang mewah dan ritel menjadi penyumbang kerugian terbesar pada hari itu.
Kering merosot 3,5 persen, LVMH turun 3 persen, dan Hermès terkoreksi 2 persen.
Peritel olahraga mengalami tekanan; Adidas dan Puma melemah, sementara JD Sports di Inggris terjun bebas lebih dari 14 persen setelah memangkas proyeksi laba.
Sektor penerbangan dan pertahanan juga melemah, tercermin pada penurunan saham Airbus, Safran, Thales, dan Rheinmetall.
Saham Brenntag turun 1,2 persen setelah mendapat peringkat Underperform dengan target harga 55 Euro.
Kenaikan harga minyak menjadi katalis bagi emiten energi dan pertambangan; Eni melesat 2,6 persen, BP naik 2,5 persen, TotalEnergies bertambah 1 persen, dan Shell menguat 0,7 persen.
Pergerakan komoditas yang dipicu isu geopolitik dan tekanan makro menunjukkan potensi peningkatan volatilitas pasar global.
Peningkatan volatilitas ini dapat memengaruhi prospek inflasi dan keputusan kebijakan suku bunga di sejumlah kawasan ekonomi besar.
Secara keseluruhan, dinamika hari itu memperlihatkan adanya ketegangan yang masih membayangi pemulihan pasar, sehingga pelaku pasar diperkirakan akan terus berhati-hati dalam beberapa sesi mendatang.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




