KKP mensertifikasi 25 pekerja pengolahan tuna di Benoa
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026 19:22 WIB
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

KKP Perkuat SDM Industri Tuna: Strategi Meningkatkan Daya Saing Ekspor Tuna Indonesia 2023
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan, Joni Haryadi D, menekankan peran krusial tenaga pengolahan dalam memastikan mutu ikan sejak pendaratan hingga menjadi produk bernilai tambah.
Ia juga menyatakan bahwa keterlibatan pemerintah, industri, lembaga sertifikasi, dan organisasi sipil seperti DFW menunjukkan model kolaborasi yang efektif untuk peningkatan kualitas SDM perikanan.
A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Kepala Pusat Standardisasi dan Sertifikasi SDM Kelautan dan Perikanan, menjelaskan bahwa sertifikasi memberikan ukuran kemampuan yang dapat dipertanggungjawabkan oleh industri.
Imam Trihatmadja, Direktur Program DFW Indonesia, menyebut sertifikat sebagai bentuk pengakuan profesional yang dapat memperkuat posisi pekerja dan membuka peluang pengembangan serta perlindungan.
Peserta berasal dari PT Satu Enam Delapan, PT Indotama Bahari, PT Bali Mina Utama, PT Bandar Nelayan, PT Sari Segar Laut Indonesia, PT Perintis Jaya Internasional, PT Hatindo Makmur, PT Bintang Jaya Kota Mandiri, PT Bali Nusa Windumas, PT Iambeu, dan PT Intimas Surya.
Ivan Hans Jorgih, pemilik PT Intimas Surya, menyatakan dukungan perusahaan dengan menyediakan fasilitas produksi sebagai lokasi praktik untuk memperkuat penerapan kompetensi di lapangan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




