Breaking News
Trending Tags

ASPERINDO: Berat tertagih naik 20% berpotensi picu inflasi

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026 02:51 WIB
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perubahan pembagi ini meningkatkan chargeable weight untuk barang ringan berukuran besar hingga sekitar 20 persen, menurut catatan ASPERINDO.

Akibatnya, UMKM dan pelaku e-commerce menjadi kelompok yang paling rentan menanggung lonjakan ongkos kirim, khususnya pada rute ke wilayah 3T.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perlunya pengendalian biaya kargo udara sebagai bagian dari upaya menahan kenaikan biaya logistik nasional.

Purbaya menyebut transportasi udara merupakan jalur penting distribusi barang antar pulau sehingga setiap kenaikan tarif akan berdampak luas.

Untuk merespons aduan tersebut, Kementerian Perhubungan akan mempercepat penyusunan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) yang mengatur komponen biaya kargo dan penyelarasan proses bisnis bandara.

Langkah itu ditujukan untuk menjernihkan struktur tarif jasa bandara dan mengurangi celah duplikasi biaya antar-pihak terkait.

Pemerintah berharap regulasi yang lebih tegas dapat mendorong transparansi harga dan kompetisi yang sehat sehingga tarif layanan lebih terkendali.

Purbaya juga mengingatkan bahwa penanganan masalah biaya logistik harus bersifat komprehensif, karena kenaikan pada satu komponen berpotensi memicu gelombang kenaikan lain.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less