BI Soroti Penempatan Likuiditas di SSB, Rasio SSB/Funding 19%
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 22:19 WIB
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

BI Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga untuk Menekan Kredit dan Stabilitas Ekonomi Nasional
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BI menilai kombinasi pemantauan rasio SSB terhadap funding dan kebijakan KLM dapat mengembalikan keseimbangan antara manajemen likuiditas dan fungsi intermediasi.
Penguatan fungsi intermediasi dinilai penting agar dukungan sektor perbankan terhadap investasi dan kegiatan usaha meningkat secara berkelanjutan.
Regulator akan terus mengikuti dinamika alokasi aset bank dan menyesuaikan kebijakan jika diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.
Di samping insentif, BI juga mendorong penguatan tata kelola risiko likuiditas pada tingkat bank agar keputusan investasi tidak menggusur kewajiban penyaluran kredit.
Pemeriksaan berkala terhadap komposisi portofolio dan pemantauan rasio-rasio likuiditas tetap menjadi fokus pengawasan macroprudential.
BI menjanjikan komunikasi yang lebih intens kepada industri perbankan mengenai ekspektasi kebijakan dan tujuan jangka menengah terkait intermediasi.
Sektor perbankan diminta menyeimbangkan kebutuhan likuiditas aman dengan kontribusi terhadap pembiayaan ekonomi nyata.
Pemangku kepentingan diharapkan melihat kebijakan ini sebagai upaya memperkuat peran perbankan dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi.
Kebijakan insentif seperti KLM dipandang masih relevan selama pertumbuhan kredit perlu didorong tanpa mengorbankan stabilitas likuiditas.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




