Magang KDKMP Perkuat Ekonomi Desa dan Catat Omzet Rp14 Juta
- account_circle khasanah
- calendar_month Minggu, 30 Agt 2026 11:44 WIB
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Magang Pengurus Kopdes: Strategi Menguatkan Ekonomi Desa dan Mendorong Pasar Lokal Berkembang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pembelajaran juga mencakup koordinasi internal serta transformasi jiwa kewirausahaan dan kepemimpinan.
Peserta mendapat panduan identifikasi potensi usaha dan inovasi produk untuk memperkuat unit usaha koperasi.
Topik lain meliputi kolaborasi antar-pemangku kepentingan, inkubasi usaha, dan pengembangan circular business.
Pembinaan manajemen keuangan, strategi pembiayaan, serta teknik penyusunan proposal bisnis juga menjadi bagian praktik.
Metode evaluasi dan mitigasi risiko diajarkan melalui studi kunjungan dan on the job training di koperasi mitra.
Destry menegaskan bahwa penguatan KDKMP harus dimulai dari pengurus yang kompeten, adaptif, dan berjiwa kewirausahaan.
Kolaborasi antara koperasi, pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendukung dianggap krusial untuk memperluas peluang kemajuan KDKMP di seluruh Indonesia.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Lamongan, Yusup Efendi selaku Kepala Bidang Perkoperasian Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, menyampaikan data wilayah.
Lamongan tercatat memiliki 317 unit KDKMP secara fisik, dimana tahap pertama sebanyak 90 unit telah mulai beroperasi.
Yusup mencatat salah satu KDKMP di Lamongan mencatatkan omzet hingga Rp14 juta dalam satu hari penjualan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




