Destry jadi Gubernur BI, Rupiah diperkirakan tetap melemah.
- account_circle khasanah
- calendar_month Minggu, 30 Agt 2026 20:15 WIB
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ramalan Ekonomi: Destry Masuk, Prediksi Rupiah Tetap Lemah dan Dampaknya bagi Pasar 2023
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia diperkirakan belum akan mendorong perbaikan signifikan pada nilai tukar rupiah.
Destry Damayanti sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
Menurut Prof Didik J. Rachbini, Ekonom Senior dan Rektor Universitas Paramadina, peluang perubahan tajam terhadap nilai tukar rupiah dalam waktu dekat relatif kecil.
Prof Didik menyebut pola kebijakan yang diperkirakan berjalan secara business as usual sebagai faktor utama tekanan nilai tukar nasional.
Dia menekankan bahwa kendala eksternal dan kelemahan struktural domestik tetap membatasi ruang gerak otoritas moneter.
“Banyak faktor lain eksternal dan internal BI yang tetap menjadi kendala sektor moneter, dan kepemimpinan baru memang tidak mungkin bisa mengubah faktor-faktor yang menjadi kendala selama ini,” ujar Prof Didik J. Rachbini.
Prof Didik juga menyatakan bahwa besarnya pasar domestik tidak secara otomatis memastikan ketahanan mata uang.
Dengan pola kebijakan yang tidak berubah drastis, Prof Didik memprediksi nilai tukar rupiah cenderung tetap lemah seperti sebelumnya.
Keterangan tersebut disampaikan Prof Didik pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




