Hasanah.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 yang mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (17/8/2025), berdampak pada sembilan desa di dua kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng mencatat puluhan rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan, sementara ratusan warga harus mengungsi.
“Sebanyak sembilan desa terdampak, tujuh di Kecamatan Poso Pesisir dan dua di Kecamatan Poso Pesisir Utara,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus, di Palu, Minggu malam.
Di Kecamatan Poso Pesisir, kerusakan teridentifikasi di Desa Masani, Tokorondo, Towu, Pinedapa, Lape, Tangkura, dan Patiwunga. Sementara di Kecamatan Poso Pesisir Utara, kerusakan terjadi di Desa Kilo dan Maranda.
Data sementara hingga pukul 20.00 WITA menunjukkan 35 rumah rusak, terdiri dari 11 rusak berat dan 24 rusak ringan. Selain itu, tiga gereja dan satu sekolah dasar juga dilaporkan rusak.
Di Desa Masani, satu gereja terdampak dan 433 jiwa mengungsi, termasuk lansia, balita, dan penyandang disabilitas. Sementara kerusakan signifikan terjadi di Desa Towu dengan empat rumah rusak berat, dan Desa Tangkura dengan lima rumah rusak berat serta satu sekolah dasar yang rusak parah.











