Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Hampir Sentuh Rekor Tertinggi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Hampir Sentuh Rekor Tertinggi

  • account_circle Hasanah 012
  • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

HASANAH.ID, NASIONAL – Harga emas batangan keluaran Logam Mulia Antam 24 Karat mengalami kenaikan signifikan pada Senin (10/2/2025). Harga emas naik Rp5.000 per gram, mencapai Rp1.667.000 per gram, mendekati rekor tertinggi sepanjang sejarah di Rp1.670.000 per gram.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas ukuran terkecil 0,5 gram dibanderol Rp883.500, sedangkan emas ukuran 10 gram dijual seharga Rp16.165.000. Sementara itu, emas dengan ukuran terbesar, yaitu 1.000 gram (1 kg), mencapai harga Rp1.607.600.000.

Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di kisaran Rp1.650.000 hingga Rp1.670.000 per gram. Sementara dalam sebulan terakhir, harga emas berada dalam rentang Rp1.555.000 hingga Rp1.670.000 per gram.

Selain harga jual, harga buyback atau harga pembelian kembali emas oleh Antam juga mengalami kenaikan Rp5.000 per gram, kini berada di level Rp1.518.000 per gram.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9%. Namun, jika pembeli menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif pajak akan lebih rendah, yaitu 0,45%.

Berikut daftar harga emas Antam berdasarkan beratnya per Senin (10/2/2025):
– 0,5 gram: Rp883.500
– 1 gram: Rp1.667.000
– 2 gram: Rp3.274.000
– 3 gram: Rp4.886.000
– 5 gram: Rp8.110.000
– 10 gram: Rp16.655.000
– 25 gram: Rp40.287.000
– 50 gram: Rp80.495.000
– 100 gram: Rp160.912.000
– 250 gram: Rp402.015.000
– 500 gram: Rp803.820.000
– 1.000 gram: Rp1.607.600.000

Dengan tren kenaikan ini, harga emas Antam semakin mendekati rekor tertingginya. Pergerakan harga emas ke depan masih dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi global dan domestik.

  • Penulis: Hasanah 012
expand_less
Skip to toolbar