Breaking News
Trending Tags

Hasanuddin-Anton Charliyan Janjikan DP Rumah1 Persen

  • account_circle khasanah
  • calendar_month 14 Maret 2018, 10:45 WIB
  • visibility 522
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pasangan Hasanuddin – Anton Charliyan menarik perhatian publik dengan menjanjikan program cicilan rumah DP 1 persen. Program ini bertujuan untuk memberikan akses perumahan untuk warga berpenghasilan rendah.

Cagub Jabar Hasanuddin mengatakan cicilan rumah DP 1 persen masuk dalam 7 program unggulannya. Program ini sama dengan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) DP 1 persen milik Presiden Joko Widodo.

“Sebenarnya ini programnya sama dengan pak Jokowi. Hanya saja karena sosialisasi di Jabar kurang, jadi tidak ada peminatnya,” kata kata Kang Hasan saat dihubungi via telepon genggam, Selasa (13/3/2018).

Ia mengaku sudah melakukan konsultasi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera) Basuki Hadimuldjono terkait program DP 1 persen. “Sebelum saya sampaikan DP 1 persen di debat publik itu, saya sudah konsultasi dengan pak menteri PUPera,” ungkap dia.

Ia menuturkan berdasarkan hasil konsultasi, program DP 1 persen bisa direalisasikan di Jabar. Tidak hanya DP 1 persen, bunga cicilan sebesar 5 persen untuk pembiayaan rumah tersebut juga bisa dilakukan oleh Pemprov Jabar.

Lebih lanjut dia menjelaskan program rumah DP 1 persen ini memang diperuntukan untuk warga berpenghasilan Rp 3 – 5 juta. Rencananya, sambung dia, bantuan perumahan ini akan berbentuk rumah susun seperti di DKI Jakarta.

“Sebetulnya DP 1 persen ini lebih realistis di Jabar, karena tanah di sini lebih murah dibandingkan di DKI Jakarta. DP 0 persen di DKI Jakarta saja bisa, tentu di Jabar juga bisa,” ungkap jendral purnawirawan TNI ini

Menurutnya skema pembiayaan untuk cicilan rumah ini bisa dilakukan menggunakan APBD. Pemprov Jabar bisa mengutus Bank BJB untuk bekerja sama dengan Badan Pertanahan Negara (BPN) memfasilitasi realisasi pembangunan cicilan rumah DP 1 persen.

Ia sudah menginventarisir ada sekitar 5.000 titik tanah milik Pemprov Jabar yang menganggur. Menurutnya lahan tidak berfungsi dengan baik itu bisa dimanfaatkan untuk merealisasikan bantuan perumahan tersebut.

“Kita bisa bangun (rusun) misalnya dekat pabrik. Nantinya cicilannya bisa 15 – 20 tahunan,” ucap dia

Dia menjelaskan belum bisa memastikan kebutuhan dan seberapa besar biaya yang dibutuhkan untuk merealisasikan rumah DP 1 persen ini. Namun, ia memastikan program ini akan dibiayai oleh negara.

“Karena tidak mungkin dibiayai oleh swasta, DPnya kecil dan bunganya juga kecil. Mereka tidak mau, akan rugi nantinya. Kalau mengggunakan APBD atau APBN saya optimisi bisa terealisasi,”  news.detik.com

  • Penulis: khasanah
expand_less