“Pada saat musim hujan sama. Musim hujan, jadi di akhir-akhir tahun. Ya itu (belum diperbaiki) makanya saya sekarang harus lihat dulu kondisi, tapi kan di sini hujan nggak bisa diprediksi ya,” ujar Evi.
“Namun kalau diperbaiki juga kan, pada saat hujan lagi kegerus lagi ya. Hari ini, karena kemarin kejadian hari libur ya, kita kalau laporan via WA sudah. Cuma dipinta laporan tertulis, sekarang sedang proses dibuat ke pimpinan,” lanjutnya.
Evi menuturkan bahwa perbaikan Jalan Sarimanah tahun lalu hanya berupa tambalan kecil, seperti di depan Yomart Sarijadi. Proses penambalan dilakukan oleh unit reaksi cepat dari Dinas terkait.
“Jadi si hot mix-nya bukan yang pemeliharaan atau rehab atau perbaikan hot mic, bukan, tapi hanya unit reaksi cepat yang menambal. Sehingga dari Dinas, dari UPT dan Dinas DSABM, biasanya kalau ada lubang sedikit itu ditambah melalui unit reaksi cepat,” terngnya.
Perbaikan jalan dan drainase di Kelurahan Sarijadi sebenarnya telah diusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) setiap tahun. Namun, keputusan untuk realisasi perbaikan berada di tangan pemerintah tingkat yang lebih tinggi.