Iis Turniasih : Alih Fungsi Lahan Pertanian masih Menjadi persoalan serius di Jawa Barat
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Senin, 22 Feb 2021 08:39 WIB
- visibility 150
- comment 0 komentar
- print Cetak

Hj. Iis Turniasih, Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Fraksi PDI Perjuangan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ADHIKARYA PARLEMEN
Hasanah.id – Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Hj. Iis Turniasih mengatakan bahwa Alih Fungsi Lahan pertanian masih menjadi persoalan yang serius di Jawa Barat.
Apalagi langkah tersebut menjadi faktor penyebab terus berkurangnya hasil pertanian di Jawa Barat. Padahal sebelumnya, sejumlah kabupaten menjadi andalan dan limbung padi, termasuk kabupaten Karawang dan Purwakarta.
“Saya sangat mencemaskannya. Dampak pembangunan perumahan disejumlah Kota dan Kabupaten di Jawa Barat, lahan pertanian jadi semakin berkurang,” katanya saat dihubungi Hasanah.id, Senin 23/02/2021.
Iis menambahkan, perubahan transformasi struktur ekonomi ke arah manufaktur dan industri menjadi penyebab land grabbing marak terjadi, terutama di daerah penyangga kota-kota besar.
Secara tak langsung, transformasi struktur ekonomi meningkatkan permintaan lahan untuk pembangunan, sehingga pemenuhan kebutuhan permukiman dan lahan terbangun untuk industri dan manufaktur, yang kemudian menjadi penyebab utama terjadinya alih fungsi lahan pertanian yang ada di daerah.
Melihat permasalah ini, Politisi PDI Perjuangan dapil Purwakarta – Karawang ini meminta agar seluruh kepala daerah dan provinsi Jawa Barat untuk lebih selektif memberikan ijin untuk pembuatan perumahan maupun industri dan manufaktur.
- Penulis: Unggung Rispurwo




