“Kami sebelumnya telah melaksanakan monitoring dan hasilnya cukup baik. Apresiasi langkah pemerintah baik pusat maupun provinsi dan kabupaten yang terus bekerja dan mengejar target difungsikannya jalur Tol Cisumdawu secara umum, khususnya seksi 2 Pemulihan – Sumedang,” ungkap Iis.
Iis mengatakan, hal penting yang harus disikapi dan diperhatikan adalah bagaimana dampak sosial dan ekonomi jika mulai dioperasikan ruas jalan tol seksi 2 dan 3 tersebut.
“Kami menilai meskipun target akan tercapai, hal penting yang harus dikaji bersama adalah bagaimana mengatasi dampak ekonomi, sosial masyarakat seperti persoalan ganti rugi lahan, bagaimana pelaku UMKM di jalur arteri dan lainnya,” terang Iis.
Harapannya, tol Cisumdawu seksi 2 dan 3 ini segera bisa dioperasikan, sehingga nilai manfaat yang lebih besar bisa terwujud.
“Persoalan kewajiban dan dampak negatif memang harus diselesaikan dan dikaji lebih mendalam, kami meminta kepada pemeritah bisa menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut sebelum jalan Tol diresmikan,” pingkas Iis. (Uwo-)***