Netanyahu Akui Israel Semakin Terisolasi, Tuding China dan Qatar Sebagai Biang Keladi
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Kamis, 18 Sep 2025 11:58 WIB
- visibility 220
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Namun, pernyataannya menuai kritik keras dari dalam negeri. Pemimpin oposisi Yair Lapid menyebut pengakuan Netanyahu sebagai sesuatu yang “gila” dan menilai isolasi Israel merupakan akibat langsung dari kebijakan luar negeri yang keliru.
“Ini bukan nasib, tapi buah dari kesalahan Netanyahu,” tulis Lapid melalui platform X.
Mantan Kepala Staf Militer, Gadi Eisenkot, yang kini mulai terjun ke dunia politik, juga ikut mengkritik. Ia menyatakan bahwa pemerintahan Netanyahu telah gagal menjaga posisi internasional Israel dan mengabaikan nasib para sandera di tengah konflik.
Di kalangan militer, sejumlah petinggi juga menunjukkan kekhawatiran atas perluasan perang yang dinilai akan memperburuk kondisi para tawanan dan memperparah krisis kemanusiaan yang sudah terjadi di Gaza.
- Penulis: Bobby Suryo




