Breaking News
Trending Tags

Fakta Baru soal Warga Palestina yang Tiba di Afrika Selatan

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025 15:36 WIB
  • visibility 322
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menurut kesaksiannya, Israel tampak memindahkan warga Gaza ke luar negeri dengan dalih membantu relokasi, dan proses ini difasilitasi melalui bandara Israel.

Abu Saif dan keluarga dibawa dari Rafah menuju perbatasan Karem Abu Salem untuk pemeriksaan, kemudian diteruskan ke Bandara Ramon. Pesawat mereka sempat transit di Nairobi sebelum akhirnya sampai di Johannesburg. Ia baru mengetahui bahwa mereka dibawa ke Afsel ketika berada di Nairobi.

Abu Saif menyebut bahwa perjalanan itu tidak gratis. Para warga diminta membayar US$1.400–2.000 (sekitar Rp23–33 juta) per orang, tanpa pengecualian bagi bayi maupun lansia. Maskapai Global Airways disebut mengoperasikan pesawat carter tersebut.

Ia mendaftar melalui sebuah organisasi bernama Al Majd Europe, yang mengaku berbasis di Jerman dan memiliki kantor di Yerusalem. Ia mengenal organisasi itu dari iklan media sosial, namun tidak banyak informasi jelas mengenai siapa penyelenggara sebenarnya.

Organisasi tersebut hanya meminta dokumen perjalanan Palestina yang valid serta izin keamanan dari Israel. Mereka pun tidak diberi jadwal pasti keberangkatan—hanya diinformasikan H-1 sebelum terbang. Para warga juga diminta tidak membawa barang bawaan, selain dokumen penting.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less