MoMo melaporkan gelombang panas Spanyol sebabkan 150 tewas
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 21:27 WIB
- visibility 101
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gelombang Panas Spanyol Memanas, 150 Tewas Memicu Krisis Pasokan Energi Eropa!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah Spanyol mencatat lebih dari 150 kematian dalam beberapa hari pertama Juli yang diduga terkait gelombang panas, menurut Sistem Pemantauan Kematian Harian (MoMo) Kementerian Kesehatan Spanyol.
Angka itu mengikuti estimasi MoMo yang sebelumnya menyebut sekitar 1.029 kematian terkait panas pada bulan Juni, rekor bulanan tertinggi sejak peluncuran sistem pada 2015.
Kementerian kesehatan memperingatkan bahwa gelombang panas meningkatkan risiko bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan pasien dengan penyakit kronis.
Para ahli cuaca melaporkan pola suhu yang tidak biasa di sejumlah wilayah Spanyol selama gelombang panas kali ini.
Ahli iklim juga menyoroti kemungkinan peningkatan frekuensi dan intensitas gelombang panas seiring perubahan iklim global.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran terus memadamkan sejumlah kebakaran hutan, termasuk kejadian besar di sekitar La Bisbal d’Empordà.
Kebakaran di kawasan lindung Les Gavarres dilaporkan menghanguskan sekitar 2.200 hektare dengan perimeter hampir 40 kilometer.
Perkiraan berbasis satelit dari European Forest Fire Information System (EFFIS) menunjukkan sekitar 56.000 hektare lahan telah terbakar sejak awal tahun.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




