Breaking News
Trending Tags

Harga minyak naik 4 hari karena ketegangan Amerika Serikat

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026 12:04 WIB
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Harga minyak dunia kembali menguat pada hari keempat berturut-turut seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan global.

Ketegangan itu mendorong pelaku pasar menganggap aset energi sebagai lindung nilai, sehingga permintaan spekulatif turut memperkuat tekanan pada harga minyak dunia.

Selat Hormuz menjadi fokus utama karena jalur tersebut mengangkut sekitar 20 persen volume perdagangan minyak dan LNG global, sehingga setiap gangguan potensial dipandang sebagai ancaman langsung terhadap harga minyak dunia.

Acuan Brent diperdagangkan di level US$85,28 per barel sementara West Texas Intermediate (WTI) tercatat menguat ke US$80,02 per barel pada sesi terakhir.

Pasar bereaksi pula terhadap laporan serangan udara Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di Iran yang dinilai dapat memperpanjang gangguan distribusi dari kawasan Teluk.

Goldman Sachs memperingatkan bahwa bila hambatan ekspor dari Teluk meluas, Brent berpotensi menembus US$110 per barel pada kuartal IV 2026, kenaikan yang akan memperberat tekanan inflasi di negara-negara pengimpor energi.

Biaya asuransi kapal dan ongkos pengapalan telah meningkat, sehingga biaya transportasi energi ikut terdongkrak dan memberi dampak tambahan pada rantai pasokan internasional.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less