Mohsen Rezaei menyatakan Iran akan menutup Selat Hormuz
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 24 Agt 2026 03:19 WIB
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Iran Threatens to Close Strait of Hormuz Amid Rising Global Oil Supply Tensions
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Penutupan Selat Hormuz dipandang berpotensi menimbulkan guncangan besar pada harga energi dunia dan mengganggu rantai pasokan global.
Para analis memperingatkan dampak tambahan berupa kenaikan premi asuransi kapal dan peningkatan risiko keselamatan bagi awak kapal yang melintasi perairan tersebut.
Pihak Tehran juga menyebut kemungkinan menargetkan hambatan perdagangan, gangguan layanan transportasi, dan tindakan terhadap aset yang dianggap terkait langsung dengan kebijakan pendukung AS.
Perkembangan ini muncul sehari setelah unggahan Donald Trump di platform Truth Social yang menyatakan akan melancarkan “operasi ekonomi paling menghancurkan dalam sejarah” terhadap negara mana pun yang mendukung Iran.
Unggahan tersebut memicu kekhawatiran bahwa eskalasi retorika kedua pihak dapat berujung pada langkah-langkah ekonomi yang nyata dan berdampak luas pada pasar internasional.
Risiko polarisasi regional dinilai meningkat, dengan negara-negara tetangga yang selama ini menjaga keseimbangan kini menghadapi tekanan diplomatik dan ekonomi yang lebih besar.
Di tingkat pasar, prospek gangguan pasokan minyak serta kenaikan premi risiko diperkirakan dapat menambah volatilitas harga energi dan berimplikasi pada inflasi global.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




