Donald Trump ancam sanksi pada bank China yang layani Iran
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026 02:29 WIB
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Trump Ancam Sanksi Tegas pada Bank: Dampak Ekonomi dan Respons Pasar Terhadap Kebijakan Kontroversial
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Mantan Presiden AS Donald Trump disebut-sebut mengancam penerapan sanksi terhadap bank-bank China yang tetap melakukan transaksi dengan Iran, menurut berbagai laporan internasional.
Ancaman ini muncul dalam konteks upaya yang digambarkan sebagai upaya untuk mempersempit ruang ekonomi bagi Teheran, dan pernyataan tersebut kembali menyorot isu sanksi terhadap bank-bank China di panggung global.
Kebijakan yang diperdebatkan itu menjadi bagian dari diskusi tentang cara menekan aliran uang ke Iran, dengan istilah sanksi terhadap bank-bank China muncul berulang kali dalam perdebatan diplomatik tersebut.
Sumber-sumber melaporkan adanya kampanye yang disebut “Operation Economic Outcast” yang dikaitkan dengan nama Scott Bessent sebagai penggagas ide dan strategi tekanan ekonomi.
Menurut informasi yang beredar, kampanye itu dirancang untuk memangkas aliran pendapatan yang dianggap dapat membiayai aktivitas yang merugikan kepentingan AS dan sekutunya.
Mekanisme yang diusulkan mencakup tekanan diplomatik dan keuangan terhadap lembaga keuangan yang memfasilitasi transaksi, termasuk ancaman sanksi terhadap bank-bank asing yang dianggap melanggar kebijakan baru.
Pihak Iran, melalui pejabat seperti Abbas Araghchi, mengajukan protes resmi dan menilai langkah tersebut sebagai bentuk pemaksaan ekonomi yang memerlukan kecaman internasional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




