Ketua TP PKK Kota Bandung Ungkap Kenapa Angka Stunting Terus Meningkat
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
- visibility 112
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dengan demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus fokus dalam menekan angka stunting. Berbagai upaya telah dilakukan, di antaranya yaitu melalui program Ojek Makanan Balita (Omaba), Bekal Anak Sekolah Bergizi, enak dan Murah (Beas Bereum), Remaja Bandung Unggul Tanpa Anemia (Rembulan) dan Studi Intensif Gizi Untuk Remaja Indonesia Hebat (Sigurih).
“Tapi ada yang menarik, di Kota Bandung ini lahir sebuah program yang sangat cerdas yaitu menghadirkan ketahanan pangan berbasis keluarga bernama Buruan SAE,” terangnya.
“Minimal dalam jangka panjang, kebutuhan sayur dan kebutuhan protein bisa di selang-seling,” imbuhnya.
Melalui program Bandung Tanginas juga, lanjut Siti, pihaknya memberikan berbagai upaya penanganan agar Kota Bandung bisa zero stunting, mulai dari jangka pendek yaitu memberikan makanan secara langsung kepada keluarga penderita stunting kemudian untuk jangka panjang, yaitu dengan memberikan edukasi ketahanan pangan berbasis halaman atau ruang-ruang terbuka milik kelurahan.
- Penulis: khasanah



