Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menilai, perubahan komposisi di tubuh DPRD, menandakan aspirasi masyarakat Jawa Barat.
“Berdasarkan gagasan-gagasan yang mungkin relevan sesuai dengan ekspektasi. Jadi kalau tidak salah nanti ketua dewannya dari partai Gerindra, pimpinan nya dari PKS, Partai Golkar, PDI Perjuangan dan PKB.” ucap Ridwan Kamil, Rabu (14/8).
Menurutnya, hal itu menjadi wajar karena pola politik di daerah tidak ada koalisi atau oposisi. Sehingga, semuanya akan cair dan diberi posisi yang memadai serta kolaboratif untuk Jawa barat juara di masa depan.
“Saya juga sudah bertemu dengan para pimpinan partai politik secara informal yang intinya semua menyatakan semangat,” katanya.
Terkait adanya pernyataan Partai Gerindra yang akan melakukan pengawasan terhadap kinerja Pemprov Jabar, RK menyebut itu biasa dan sudah menjadi tugasnya. Menurutnya, fungsi DPRD adalah budgeting, controling dan legislasi.
“Sekarang yang terpenting adalah semangat kebersamaan, karena pembangunan Jawa Barat bukan untuk orang per orang dan definisi pemerintahan daerah itu eksekutif dan legislatif,” pungkasnya.