Breaking News
Trending Tags
Beranda » HUKUM & KRIMINAL » Komnas HAM Sebut Sanksi Sosial Lebih Mendidik untuk Dhani

Komnas HAM Sebut Sanksi Sosial Lebih Mendidik untuk Dhani

  • account_circle hasanah editor
  • calendar_month Jumat, 15 Feb 2019
  • visibility 392
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, HASANAH.ID– Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai kasus yang dialami musikus grup band ‘Dewa’, Ahmad Dhani seharusnya tidak dibawa ke jalur hukum. Seperti diketahui, Dani kini masih menjalani proses hukum terkait dugaan pencemaran nama baik melalui ujaran idiot.

“Ahmad Dhani sebenarnya cuma membuat cuitan yang tidak sopan dan menjengkelkan di akun Twitter akan tetapi tidak mesti dipenjara,” kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Padang, Kamis (14/2) dikutip Antara.

Dikutip dari halaman CNNIndonesia, Menurut dia, ketika Dhani dipenjara, maka dirinya akan kehilangan kesempatan untuk berkarier dan hubungan dengan keluarga menjadi terpisah.

“Sudah begitu negara keluar uang lagi, untuk bayar sidang, kasih makan dia di penjara 1,5 tahun,” ujar dia lagi.

Akibatnya negara harus membangun lebih banyak penjara dan lebih besar karena daya tampung yang ada saat ini tidak mencukupi.

Ia menilai jika ada mekanisme memberikan hukum sosial saja jauh akan lebih mudah, misalnya membersihkan masjid selama seminggu sehingga jauh lebih bermanfaat dan mendidik.

“Dengan demikian kasus Dhani tidak akan buat geger dan jadi pembicaraan di mana-mana,” ujarnya.

Ahmad menyampaikan Indonesia sudah harus mulai membangun suatu mekanisme hukuman sosial yang sebetulnya sudah ada. “Kecuali kalau kasusnya sudah sangat berat baru dibawa ke jalur hukum,” katanya lagi.

Ia mengakui Ahmad Dhani menjengkelkan dan menyebalkan, tapi tidak mesti harus disidang sampai dipenjara. “Jadinya negara terlalu capek mengurus kasus-kasus yang sebenarnya ringan,” katanya.

  • Penulis: hasanah editor
expand_less