Breaking News
Trending Tags

Jokowi Beberkan Cara Bangun Ibukota Baru Tanpa Utang

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019 16:12 WIB
  • visibility 653
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Kita akan optimalkan ke mana-mana bisa jalan kaki. Kalau nggak bisa jalan kaki, naik sepeda. Kalau nggak bisa naik sepeda, kendaraan pribadi tapi energinya listrik,” katanya. 

Ibu kota baru ini juga akan punya silicon valley layaknya yang ada di California, Amerika Serikat. Dengan demikian, kota ini akan mengadopsi konsep smart city a la industri 4.0.

“Jadi jangan bayangkan pusat pemerintahan di samping-sampingnya akan ada pabrik atau industri. Kita akan ada silicon valley a la Indonesia di sana, pusat keuangan juga mungkin akan dibangun,” kata Jokowi.

Jakarta Rugi Rp 100 T/Tahun
Selain pemerataan pembangunan, salah satu alasan lain pemindahan ibu kota negara adalah beban Jakarta yang sudah sangat tinggi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan laporan, Jakarta menanggung rugi hingga Rp 100 triliun setiap tahunnya gegara kemacetan di jalanan.

“Info dari Gubernur DKI, itu Rp 100 triliun (kerugian dari beban kota Jakarta) setahun,” kata Jokowi saat bertemu dengan sejumlah pimpinan media nasional di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/9/2019). 

Jokowi menekankan pembangunan ibu kota bukan semata-mata hanya mendirikan bangunan baru saja. Dia ingin magnet pembangunan di Indonesia tak hanya terpusat di Jawa saja, sehingga pemindahan ke tengah-tengah wilayah di Indonesia bisa membawa magnet pembangunan merata ke wilayah lainnya. 

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less