Breaking News
Trending Tags

Tertutupnya Komunikasi Titik Persoalan Revitalisasi TIM

  • account_circle hasanah 006
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020 20:11 WIB
  • visibility 348
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta-Hasanah.id – Kemelut revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, sebetulnya bisa diakhiri dengan membuka komunikasi. Inilah yang menjadi titik krusial menyudahi persoalan revitalisasi TIM. Selama ini antara Gubernur DKI Jakarta, DPRD Jakarta, dan komunitas seniman seperti terhambat dalam menjalin komunikasi.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat dengar pendapat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta M. Prasetyo yang digelar Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Anggota Komisi X DPR RI Rano Karno menegaskan, sebetulnya persoalan ini tidak perlu sampai ke DPR RI, cukup diselesaikan sampai tingkat DPRD. Tapi karena ada persoalan komunikasi yang mandeg, akhirnya persoalan ini sampai ke Komisi X DPR RI.

“Bukan tidak boleh persoalan ini sampai ke DPR, tapi ini cukup sampai DPRD. Ada apa? Saya sepakat dengan Ketua DPRD mungkin soal komunikasi yang tidak berjalan. Pak Gubernur, saya masih mewakili sebagai seorang seniman, berterima kasih karena hampir 57 tahun TIM, Anda buat baik kembali. Tapi, kita mungkin alfa sejarah, TIM diserahkan tahun 1968 dan dikelola oleh Dewan Kesenian Jakarta (DKJ),” ungkap Rano Karno.

Sebelumnya pada 17 Februari lalu, Komisi X DPR RI kedatangan Forum Seniman Peduli TIM yang tidak setuju dengan revitalisasi. Tapi persoalannya, menurut Rano bukan setuju atau tidak setuju dengan revitalisasi, melainkan komunikasi satu sama lain tidak berjalan lancar.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: hasanah 006
expand_less