Breaking News
Trending Tags

Komisi IX DPR: Kasus keracunan MBG telah lampaui 45 ribu

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026 03:16 WIB
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perbaikan fasilitas dapur MBG, termasuk pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), dinilai penting tetapi tidak memadai sendirian tanpa perubahan pada pola distribusi dan prosedur penyajian yang memastikan makanan sampai dan disantap dalam kondisi aman.

Program MBG saat ini didukung oleh sekitar 27 ribu dapur yang tersebar, namun Charles mengingatkan bahwa meski seluruh dapur memenuhi standar sanitasi, risiko keracunan MBG tetap ada apabila makanan tidak dikonsumsi tepat waktu atau rantai pendingin gagal terjaga.

Saran yang muncul dari Komisi IX meliputi opsi desentralisasi sebagian produksi, penguatan rantai dingin, penggunaan kontainer termal saat distribusi, penetapan batas waktu konsumsi, serta peningkatan pelatihan bagi tenaga penyaji di sekolah.

Untuk menurunkan angka keracunan, DPR bersama BGN dan pemerintah daerah perlu memperketat pengawasan melalui audit rutin, pemantauan suhu pengiriman, dan prosedur respons cepat ketika terdeteksi kejadian keracunan, termasuk pelacakan sumber kontaminasi.

Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menekan jumlah kasus, tetapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap program Makan Bergizi Gratis yang berperan penting dalam pemenuhan gizi anak sekolah di seluruh Indonesia.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less