Presiden Prabowo menargetkan PLTS 100 GW dalam 3 tahun
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026 01:02 WIB
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo Aims for 100 GWp Solar Power Development Completed by 2029 – Renewable Energy Goals
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah mengumumkan rencana ambisius pembangunan pembangkit listrik tenaga surya 100 GW dalam jangka waktu tiga tahun mendatang.
Pengumuman itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada acara peluncuran proyek di Bali, Selasa, 25 Agustus 2026.
Target pembangkit listrik tenaga surya 100 GW menjadi tolok ukur kebijakan energi nasional yang baru.
Rencana tersebut melampaui total kapasitas listrik nasional saat ini yang tercatat sekitar 88 GW dari berbagai sumber.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk merealisasikan proyek dalam waktu yang telah ditetapkan.
Presiden menuntut percepatan dan koordinasi lintas kementerian serta badan usaha negara untuk memastikan realisasi target.
Dalam arahan itu disebutkan peran Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sangat krusial sebagai koordinator teknis.
Selain itu, Kepala Danantara dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian diminta memfasilitasi langkah kebijakan dan investasi.
Perusahaan pelat merah juga mendapat tugas penting; Direktur Utama PLN dan Direktur Utama Pertamina diinstruksikan untuk menyelaraskan rencana operasional dan pembiayaan.
Pemerintah menegaskan bahwa target pembangkit listrik tenaga surya 100 GW akan dipantau ketat dan dievaluasi berkala.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




