Presiden Prabowo menargetkan PLTS 100 GW dalam 3 tahun
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026 01:02 WIB
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo Aims for 100 GWp Solar Power Development Completed by 2029 – Renewable Energy Goals
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kepala negara menekankan pentingnya bukti konkret dalam setiap tahap implementasi, dengan pertemuan evaluasi dijadwalkan setelah tiga tahun.
Selain energi surya, Presiden menyebut potensi sumber energi domestik lain seperti panas bumi (geothermal) dan ladang gas sebagai penopang kemandirian energi.
Penguatan kapasitas pembangkit berbasis energi terbarukan dinilai strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap dinamika geopolitik global.
Sumber daya lokal dan teknologi harus dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur berkapasitas besar itu.
Skala proyek menuntut penyusunan peta jalan teknis, perizinan terpadu, serta kerangka pembiayaan jangka panjang.
Pemerintah juga diharapkan mendorong keterlibatan sektor swasta dan investasi asing terukur untuk mempercepat realisasi.
Komitmen politik yang kuat dipandang sebagai prasyarat utama keberhasilan program skala nasional ini.
Rencana transformasi energi ini akan memerlukan integrasi ke jaringan kelistrikan nasional dan peningkatan kapasitas transmisi.
Untuk memastikan kesinambungan, aspek operasi dan pemeliharaan PLTS juga harus direncanakan sejak dini.
Pemerintah menegaskan kesiapan menggunakan berbagai instrumen kebijakan agar target pembangkit listrik tenaga surya 100 GW dapat tercapai tepat waktu.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




