Nahdlatul Ulama Terapkan Chip dan AI saat Muktamar
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026 21:56 WIB
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Muktamar Ke 2023: Menyatukan Komunitas, Membangun Masa Depan Bersama dan Memperkuat Jaringan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama menerapkan sistem berbasis chip dan kecerdasan buatan untuk mengelola peserta acara di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Pengembangan teknologi ini dibuat oleh tim santri di bawah koordinasi Gus Robin sebagai inisiator teknis.
Tujuan penggunaan sistem berbasis chip dan kecerdasan buatan adalah untuk meningkatkan ketertiban, akurasi, dan pengukuran administrasi peserta selama muktamar, menurut keterangan panitia.
Saifullah Yusuf, yang menjabat Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU, menjelaskan bahwa pemeriksaan data dilakukan untuk memastikan status keanggotaan setiap peserta.
Sistem mampu memverifikasi identitas, mencatat kehadiran, serta menunjukkan lokasi dan forum yang diikuti peserta secara real time.
Sistem berbasis chip dan kecerdasan buatan juga difungsikan tidak sekadar pada saat registrasi awal tetapi sepanjang seluruh rangkaian muktamar untuk memantau pergerakan peserta.
“Datanya sudah ada, DPT-nya sudah ditetapkan, nama-nama pengurus yang menjadi peserta juga semuanya sudah tertera dengan jelas. Dengan begitu diharapkan tidak ada peserta susupan, tidak ada peserta pengganti,” ucap Gus Ipul saat meninjau simulasi registrasi peserta di Jombang, Selasa, 25 Agustus 2026.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




