Menkeu Purbaya menyebut Rp5 T untuk BNPB tanpa mark up
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026 07:15 WIB
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Tangani Karhutla, Menkeu Purbaya: Tegaskan Tanpa Mark Up
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp5 triliun untuk penanganan bencana, termasuk dukungan bagi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dana tersebut dialokasikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai langkah respons cepat.
Purbaya juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan anggaran dan meminta agar tidak ada praktik mark-up dalam penanganan karhutla.
Menurut keterangan Purbaya di Kantor Kemenkeu, Rabu (26/8), sampai saat ini BNPB belum mengajukan permintaan rinci terkait kebutuhan anggaran.
Meski demikian, Rp5 triliun telah tersedia dan pemerintah siap menambah alokasi apabila kebutuhan di lapangan melebihi anggaran yang disiapkan.
Kementerian Kehutanan disebut telah menerima sebagian alokasi anggaran untuk mendukung upaya mitigasi dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Purbaya mengatakan BNPB belum menginformasikan total kebutuhan untuk penanganan bencana saat ini sehingga angka akhir anggaran masih dapat berubah.
Ia memperkirakan biaya penanganan karhutla tidak akan sebesar anggaran yang dibutuhkan untuk menanggulangi bencana banjir dan longsor masif di Aceh.
Pemerintah menegaskan komitmen terhadap transparansi pengelolaan dana dan kesiapan menambah alokasi sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




