Breaking News
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Nelayan Keluhkan Dugaan Maraknya Kapal Vietnam, Bakamla RI Intensifkan Patroli di Laut Natuna

Nelayan Keluhkan Dugaan Maraknya Kapal Vietnam, Bakamla RI Intensifkan Patroli di Laut Natuna

  • account_circle Hasanah 014
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menegaskan akan melanjutkan patroli di Laut Natuna Utara setelah menerima laporan dari nelayan lokal terkait aktivitas kapal ikan asing berbendera Vietnam yang diduga melakukan penangkapan ikan ilegal. Kepala Bakamla, Laksamana Madya Irvansyah, menyatakan pihaknya bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menangkap dua kapal ikan Vietnam pada pekan lalu dalam operasi patroli gabungan.

“Sekitar seminggu lalu kita sudah tangkap 2 kapal Vietnam bersama dengan KKP. Sudah patroli dan ditangkap, akan kita lanjutkan patroli dengan kerjasama instansi terkait,” ujar Irvansyah saat dihubungi, Minggu (27/4/2025).

Patroli Laut Natuna Utara menjadi fokus Bakamla menyusul kekhawatiran para nelayan lokal. Hengki Aboi, salah seorang nelayan Natuna, mengungkapkan bahwa keberadaan kapal ikan asing (KIA) Vietnam bukan hanya puluhan, melainkan ratusan, yang bebas beroperasi di perairan tersebut. Menurut Hengki, kapal-kapal ini menggunakan alat tangkap yang dilarang di Indonesia dan tidak ramah lingkungan, sehingga berdampak buruk pada hasil tangkapan nelayan lokal.

Kehadiran ratusan kapal Vietnam di Laut Natuna Utara turut mengganggu ekosistem laut dan secara langsung menurunkan hasil tangkapan para nelayan setempat. Dalam konteks pengawasan laut Natuna, para nelayan berharap pemerintah meningkatkan patroli laut untuk menangkap kapal-kapal yang melanggar aturan. Hengki menegaskan pentingnya ketegasan dalam melindungi wilayah penangkapan ikan nasional.

  • Penulis: Hasanah 014
expand_less