Perang Dagang Memanas! AS Larang Mobil China Masuk Amerika
- account_circle Azhar Ilyas
- calendar_month Jumat, 3 Apr 2026 08:45 WIB
- visibility 321
- comment 0 komentar
- print Cetak

BYD Great Tang (Sumber: CarNewsChina)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Moreno ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun elemen dari mobil China yang beroperasi di aspal Amerika. Hal ini mencakup ekosistem digital di dalam mobil hingga kerja sama teknis antara perusahaan lokal AS dengan entitas Tiongkok. Dengan kata lain, Amerika Serikat sedang berusaha membangun “tembok besar” digital dan fisik untuk melindungi pasar domestik mereka.
Dalam pernyataannya yang cukup kontroversial, Moreno membandingkan penetrasi kendaraan asal Tiongkok dengan kasus Huawei di sektor telekomunikasi. Ia menggunakan istilah yang sangat keras untuk menggambarkan visinya dalam melindungi industri lokal.
“Kami tidak akan membiarkan pabrikan otomotif Tiongkok masuk ke pasar ini. Kami akan mencegah ‘kanker’ masuk ke pasar kami, dan kami akan membutuhkan negara-negara lain untuk melakukan kemoterapi,” tegas Moreno secara eksplisit, dilansir dari Carnewschina, Jumat (3/04/2026).
Analogi mobil China ini menunjukkan bahwa Amerika Serikat memandang kehadiran teknologi otomotif Tiongkok bukan hanya sebagai persaingan bisnis biasa, melainkan sebagai ancaman sistemik yang harus segera dipangkas sebelum menyebar lebih luas ke negara-negara sekutu.
Kritik Pedas Terhadap Waymo dan Geely
Sikap agresif Moreno tidak hanya ditujukan kepada perusahaan luar, tetapi juga kepada perusahaan Amerika yang dianggap “bermain mata” dengan teknologi Tiongkok. Pada sidang Senat bulan Februari lalu, Moreno melontarkan kritik tajam kepada Waymo, perusahaan teknologi swakemudi milik Alphabet (induk Google).
- Penulis: Azhar Ilyas




