“Dengan demikian program tersebut memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di masa sekarang dan yang akan datang,” katanya.
Menurut Daud, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah mengelola dan mengedukasi sekira 2.035 kampung Keluarga Berencana di Jabar.
Dalam kesempatan yang sama, Daud meminta KKBPK tidak hanya berorientasi pada angka kelahiran, tetapi juga fokus pada upaya-upaya pemenuhan kualitas pelayanan.
“KKBPK juga harus menghormati hak-hak reproduksi dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga,” tutup Daud.