Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, telah lebih dulu menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 1 Maret 2025 berdasarkan metode hisab. Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menyampaikan bahwa metode ini sudah cukup untuk menentukan awal bulan tanpa perlu menunggu hasil rukyat.
“Berdasarkan hasil hisab, maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan, 1 Ramadan 1446 H jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025,” ujar Sayuti dalam keterangan resmi.
Muhammadiyah juga telah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada 31 Maret 2025 dengan mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT).
Menteri Agama Nasaruddin Umar sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa awal Ramadan tahun ini kemungkinan besar akan sama antara pemerintah dan Muhammadiyah.
“Kemungkinan besar bisa sama karena kita berada pada posisi 2,5 derajat sampai 4 derajat,” tuturnya.
Kesepakatan awal Ramadan yang sama antara pemerintah dan Muhammadiyah diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaksanaan ibadah umat Islam di Indonesia.