Breaking News
Trending Tags

Bupati Sumedang Pimpin Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026 untuk Pengamanan Mudik Lebaran

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month 13 Maret 2026, 10:48 WIB
  • visibility 1.043
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Markas Kepolisian Resor Sumedang, Kamis (2/3/2026). Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah agar berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati bersama Kapolres Sumedang AKBP Sandityo melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengamanan yang akan digunakan selama masa operasi berlangsung.

Bupati Dony menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh unsur pengamanan siap menjalankan tugasnya selama periode mudik Lebaran. Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari kerja sama dan sinergi berbagai pihak yang terlibat.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026,” ujar Dony.

Ia menegaskan, kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran arus mudik dan keamanan masyarakat selama perayaan Idulfitri.

Operasi Ketupat Lodaya 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, aparat kepolisian akan fokus pada pengamanan jalur mudik, pusat keramaian, tempat ibadah, serta lokasi-lokasi strategis lainnya yang berpotensi menjadi titik konsentrasi masyarakat.

Selain itu, kepolisian juga mengoptimalkan layanan pengaduan masyarakat melalui call center 110 agar masyarakat dapat memperoleh bantuan secara cepat dan responsif. Layanan ini diharapkan mampu memudahkan masyarakat dalam menyampaikan informasi mengenai kondisi di lapangan maupun melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan aparat.

Bupati Dony juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bahan bakar minyak selama masa Ramadan dan Lebaran. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diminta melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo menyampaikan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik, tetapi juga pada mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Menurutnya, aktivitas masyarakat pada momen Lebaran tidak hanya perjalanan pulang kampung, tetapi juga meningkatnya kunjungan keluarga dan kegiatan silaturahmi yang menyebabkan tingginya mobilitas di berbagai wilayah.

“Tema tahun ini adalah mudik aman keluarga bahagia. Artinya arus mudik dan arus silaturahmi masyarakat harus benar-benar diamankan agar perayaan Idulfitri berjalan tertib dan aman,” ujar Sandityo.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta mengedukasi masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Dengan pengamanan yang optimal, diharapkan masyarakat dapat merayakan Lebaran di Sumedang dengan aman dan kembali ke tempat aktivitasnya tanpa mengalami musibah.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less