Sumedang Gandeng Garudafood, 150 Hektare Lahan Kacang Tanah Disiapkan untuk Petani
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026 17:48 WIB
- visibility 1.243
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sumedang Gandeng Garudafood, 150 Hektare Lahan Kacang Tanah Disiapkan untuk Petani
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Pemerintah Kabupaten Sumedang resmi menjalin kerja sama dengan PT Garudafood dalam upaya memperkuat ekonomi lokal melalui program kemitraan petani kacang tanah. Kesepakatan tersebut ditandatangani di Gedung Negara pada Rabu (15/4/2026), sebagai langkah konkret mendorong peningkatan kesejahteraan petani di daerah.
Kerja sama ini mencakup penyediaan lahan seluas 150 hektare yang tersebar di Kecamatan Ujungjaya, Jatinunggal, dan Jatigede. Program tidak hanya berfokus pada penyerapan hasil panen, tetapi juga melibatkan pendampingan teknis budidaya, penyediaan bibit unggul, hingga monitoring produksi dan kepastian harga pasar bagi petani.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan bahwa program ini merupakan hasil dari serangkaian pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya.
“Beberapa bulan ke belakang kita sudah melakukan pertemuan terkait penyediaan kacang tanah. Sekarang sudah uji coba 150 hektare yang bermitra dengan petani lokal di Ujungjaya, Jatinunggal, dan Jatigede,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi ini sebagai peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pihak terkait. Dony juga menginstruksikan Dinas Pertanian dan kelompok tani untuk aktif melakukan pengawasan serta memastikan program berjalan sesuai rencana.
“Kepada Kadis Pertanian agar terus melakukan monitoring, memastikan perkembangan di lapangan dan segera mengatasi kekurangan agar kerja sama ini sesuai harapan,” katanya.
Lebih lanjut, Dony mengajak para petani yang memiliki lahan untuk turut bergabung dalam program tersebut. Pasalnya, kebutuhan lahan yang ditargetkan oleh Garudafood ke depan mencapai 1.000 hektare. Ia optimistis, jika program ini berjalan baik, dampaknya akan signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, Direktur Garudafood, Fransiskus Johny Sugiarto, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam membangun kemitraan berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan impor kacang tanah.
“Ini salah satu upaya meningkatkan pendapatan petani. Kami melakukan kerja sama dari program benih, penyuluhan, hingga menjadi offtaker hasil pertanian,” katanya.
Selain sektor pertanian, kerja sama ini juga akan dikembangkan ke bidang lain seperti fresh milk dan pariwisata melalui program Chocolatos X Quest. Program tersebut bahkan telah menarik ratusan pengunjung dan membuka peluang bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka.
“Semoga kerja sama ini berjalan baik dan lancar, serta memberikan manfaat bagi petani, UMKM, dan perekonomian Kabupaten Sumedang,” ujar Fransiskus.
- Penulis: Bobby Suryo




