Wabup Sumedang Dorong Kesadaran Pajak Pelajar Lewat Program Edukasi Interaktif di Sekolah
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026 17:50 WIB
- visibility 979
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wabup Fajar Dorong Kesadaran Pajak Pelajar Lewat Program Edukasi Interaktif di Sekolah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus menggencarkan edukasi pajak bagi generasi muda melalui program Bincang Pajak Goes to School yang digelar di SMAN 1 Sumedang, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk menanamkan kesadaran pajak sejak dini kepada para pelajar.
Acara tersebut menghadirkan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila bersama jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Samsat. Para siswa diberikan pemahaman mengenai Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga pengenalan program tabungan Samsat dengan pendekatan yang santai dan mudah dipahami.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai sesi interaktif, mulai dari tanya jawab, kuis, hingga pembagian hadiah bagi siswa yang aktif berpartisipasi. Metode edukasi yang komunikatif ini membuat materi perpajakan terasa lebih dekat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Fajar menekankan pentingnya pajak sebagai fondasi pembangunan daerah. Ia mengajak para siswa untuk memahami bahwa kontribusi pajak memiliki peran besar dalam mendukung berbagai sektor publik.
“Pajak itu digunakan untuk membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Jadi sebenarnya, tanpa disadari kalian juga sudah ikut berkontribusi,” ujarnya.
Fajar juga mengingatkan bahwa pelajar sudah terlibat dalam sistem perpajakan melalui aktivitas konsumsi sehari-hari. Ia mencontohkan kegiatan sederhana seperti makan di kafe atau berbelanja yang sudah termasuk dalam pembayaran pajak.
“Kalian harus jadi mata dan telinga pemerintah. Kalau sudah bayar, pastikan pajaknya masuk, jangan sampai ada yang disalahgunakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa meningkatnya kesadaran pajak akan berdampak langsung terhadap kekuatan fiskal daerah. Dengan pendapatan yang optimal, pemerintah dapat menyediakan lebih banyak fasilitas publik dan program kesejahteraan.
“Kalau fiskal kita kuat, kita ingin lebih banyak beasiswa untuk kalian. Itu cita-cita kita bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Sumedang Rohana menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membentuk generasi muda yang sadar pajak sejak dini. Ia menilai pelajar memiliki potensi besar sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Adik-adik ini sebenarnya sudah ikut membayar pajak, baik melalui konsumsi maupun dari lingkungan keluarga. Maka penting untuk memahami fungsi dan manfaat pajak sejak sekarang,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami pentingnya pajak, tetapi juga tumbuh menjadi warga negara yang taat dan berkontribusi aktif dalam pembangunan.
- Penulis: Bobby Suryo




