Kirab Budaya Tatar Sunda di Kabupaten Sumedang Meriah, Angkat Identitas dan Warisan Leluhur
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026 10:22 WIB
- visibility 733
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kirab Budaya Tatar Sunda di Kabupaten Sumedang Meriah, Angkat Identitas dan Warisan Leluhur
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Ribuan warga memadati sepanjang jalur Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang digelar di Kabupaten Sumedang pada Sabtu (2/5/2026). Antusiasme masyarakat terlihat tinggi saat menyaksikan prosesi budaya yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal.
Kirab dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menunggang kuda sambil membawa Mahkota Binokasih asli—peninggalan bersejarah dari Kerajaan Sunda yang menjadi simbol kejayaan masa lalu.
Rombongan kirab turut diikuti oleh Wakil Gubernur Erwan Setiawan, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati M Fakar Aldila, perwakilan Keraton Sumedang Larang, serta peserta dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Perjalanan kirab dimulai dari Keraton Sumedang Larang dan berakhir di Pusat Pemerintahan Sumedang. Di lokasi akhir, masing-masing daerah menampilkan pertunjukan seni khas yang mencerminkan keragaman budaya Sunda.
Kabupaten Sumedang sendiri menampilkan tari umbul sebagai simbol semangat serta kekayaan budaya lokal yang terus lestari di tengah masyarakat.
Bupati Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa kirab ini menjadi upaya memperkuat kembali jati diri masyarakat Sunda. Ia menyebut Mahkota Binokasih sebagai pengingat penting akan identitas budaya yang harus dijaga.
Selain aspek budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga serta memperkenalkan potensi wisata daerah kepada publik yang lebih luas.
Gubernur Dedi Mulyadi turut menekankan pentingnya menjaga nilai simbolik Mahkota Binokasih sebagai representasi kebesaran budaya Sunda. Ia juga mengapresiasi semangat masyarakat Sumedang dalam melestarikan tradisi.
Ke depan, ia menilai perlu adanya penataan dan pengembangan yang lebih baik terhadap seni tradisional agar dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan budaya yang berkelanjutan.
Sebagai daerah yang menyimpan Mahkota Binokasih, Sumedang memiliki posisi penting dalam sejarah Tatar Sunda. Kirab ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Sunda sebagai identitas bersama.
- Penulis: Bobby Suryo




