Breaking News
Trending Tags

Bupati Sumedang Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Menentukan Masa Depan Pembangunan

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026 12:42 WIB
  • visibility 747
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id –  Akurasi data menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, seluruh petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026 diminta bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab agar menghasilkan informasi yang valid sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat memberikan pembekalan kepada para petugas sensus ekonomi di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Badan Pusat Statistik (BPS), perangkat daerah, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan sensus.

Dalam kesempatan itu, Dony mengapresiasi sinergi antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang telah mempersiapkan pelaksanaan sensus secara matang. Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh data yang berkualitas.

Ia menegaskan bahwa tugas para petugas sensus bukan sekadar mengumpulkan angka dan informasi, melainkan turut menentukan arah pembangunan melalui data yang dihasilkan. Oleh sebab itu, ketelitian dan integritas menjadi hal yang tidak bisa ditawar dalam proses pendataan.

“Data yang akurat akan melahirkan kebijakan yang tepat. Dari kebijakan yang tepat itulah pembangunan dapat berjalan efektif dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Dony.

Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi rujukan penting dalam merumuskan berbagai program pembangunan, mulai dari penguatan sektor usaha, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Data tersebut juga akan dimanfaatkan oleh kalangan akademisi dan pelaku usaha dalam menyusun berbagai strategi pengembangan ekonomi.

Dony menilai perkembangan ekonomi saat ini berlangsung sangat dinamis. Transformasi digital, perubahan pola konsumsi masyarakat, serta munculnya berbagai model usaha baru menuntut pemerintah memiliki data yang mutakhir agar mampu merespons perubahan secara tepat.

Karena itu, ia meminta seluruh petugas lapangan menjalankan tugas sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Selain menjaga kualitas data, para petugas juga diminta mengedepankan pendekatan yang humanis ketika berinteraksi dengan masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat agar proses pendataan berjalan lancar dan informasi yang diperoleh benar-benar sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan sensus, Dony juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa agar aktif membantu sosialisasi kepada masyarakat. Ia berharap kolaborasi seluruh unsur pemerintahan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memberikan data yang dibutuhkan.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala BPS Kabupaten Sumedang Wawan Kusmawan menyebutkan sebanyak 1.159 petugas lapangan akan diterjunkan untuk melaksanakan Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Menurut Wawan, sensus ini menjadi momentum penting untuk memotret kondisi ekonomi terkini di tengah berbagai perubahan yang terjadi dalam satu dekade terakhir, termasuk berkembangnya ekonomi digital dan pergeseran aktivitas usaha masyarakat.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less