MTQ ke-49 Sumedang Diharapkan Cetak Generasi Qurani dan Berikan Dampak Positif bagi Daerah
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 14:34 WIB
- visibility 722
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang resmi digelar di Lapangan Haurgombong, Kecamatan Pamulihan, Selasa (7/7/2026). Perhelatan tahunan tersebut menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang semakin dekat dengan Al-Quran.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Quran, melainkan media pembinaan karakter yang diharapkan mampu menanamkan kecintaan terhadap kitab suci sejak usia dini. Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak, dan berprestasi.
Ia berharap semakin banyak anak-anak dan remaja di Kabupaten Sumedang yang terdorong untuk mempelajari, memahami, serta mengamalkan kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, MTQ juga diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah berkualitas yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi.
Dalam penyelenggaraan MTQ tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang menetapkan sejumlah target yang ingin dicapai. Salah satunya adalah terselenggaranya kegiatan yang tertib, meriah, dan menjadi rujukan bagi pelaksanaan MTQ pada tahun-tahun berikutnya.
Selain aspek penyelenggaraan, keberhasilan juga diukur dari prestasi para peserta. Pemerintah daerah berharap muncul bibit-bibit unggul yang mampu mewakili Kabupaten Sumedang pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat hingga tingkat nasional dengan membawa hasil yang membanggakan.
Pelaksanaan MTQ juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran peserta, official, dan pengunjung diproyeksikan meningkatkan aktivitas perdagangan serta membuka peluang bagi pelaku usaha mikro dan pedagang lokal untuk memperoleh tambahan pendapatan selama berlangsungnya kegiatan.
Di sisi lain, pemerintah menekankan pentingnya tata kelola penyelenggaraan yang profesional. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik sehingga dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Bupati Dony Ahmad Munir menilai keberhasilan MTQ tidak hanya ditentukan oleh kualitas perlombaan, tetapi juga oleh dampak positif yang ditinggalkan bagi masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pihak diajak menjadikan MTQ sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat nilai-nilai keagamaan, sekaligus membangun semangat kebersamaan.
Melalui MTQ ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang, pemerintah berharap nilai-nilai Al-Quran semakin membumi dalam kehidupan masyarakat. Semangat religius yang dipadukan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan daerah diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
- Penulis: Bobby Suryo



