Pemprov Jabar Alokasikan 11 Milyar untuk Percantik Alun-alun Karawang, DPRD Jabar Minta Solusi Konkrit Selesaikan Masalah Banjir Di Karawang
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Rabu, 7 Des 2022
- visibility 73
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – KARAWANG. Puluhan rumah terendam banjir dan ratusan jiwa terdampak akibat meluapnya sungai Cibeet dan Cidawolong di Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, pada Senin 5 Desember 2022.
Anggota DPRD Jabar fraksi PDI Perjuangan asal Dapil X Jabar, Kabupaten Purwakarta dan Karawang Hj. Iis Turniasih melakukan kunjungan kepada korban banjir ke lokasi bencana, Rabu 7 Desember 2022.
Menurut Iis, persoalan banjir di Telukjambe saat ini menjadi langganan bencana bagi masyarakat sekitar jika musim penghujan.
Pasalnya, hal itu sudah sering dikritisi oleh pihaknya dan mendesak pemerintah provinsi Jawa Barat untuk segera menyelesaikan masalah banjir tersebut.
Menurutnya, banyak pos anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dikerjakan hanya untuk pencitraan dan sifatnya politis, tidak menyentuh pada substansi persoalan yang ada di masyarakat.
“kami dari legislatif sudah sering mengkritik pemprov jabar terkait banyaknya pos anggaran yang sifatnya kosmetik, tidak subtansial terhadap pencapaian RPJMD. Tahun 2022 ini misalnya pemprov jabar bisa mengalokasikan 11M lebih untuk revitalisasi alun-alun karawang tapi tidak pernah ada solusi kongkrit menyelesaikan masalah banjir di Teluk Jambe Barat” ungkap Iis Turniasih saat dikonfirmasi Rabu 7 Desember 2022.
Iis mengatakan, seperti diketahui, faktor penyebab terjadinya banjir di Telukjambe salah satunya adalah buruknya saluran irigasi.
Hal tersebut sudah menjadi usulan dan aspirasi dari masyarakat untuk segera dilakukan proses pembangunannya. Solusi lain adalah bagaimana upaya pemerintah membangun bendungan di hulu sungai Cibeet atau merelokasi warga terdampak.
- Penulis: Unggung Rispurwo



