Untuk diketahui, berdasarkan data Pemprov Jabar, wirausaha baru yang telah dilatih oleh Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat sejak 2015-2018 mencapai sekira 3.200 petani atau pelaku usaha.
Peningkatan pasar Selain melatih petani, Iwa menjelaskan, Pemprov Jabar terus berupaya meningkatkan pasar pertanian.
Khususnya melalui digitalisasi marketing. Saat ini, Pemprov Jabar telah bekerja sama dengan berbagai marketplace dan pihak terkait, seperti Blibli.com dan Bukalapak.
Dengan begitu, diharapkan pertumbuhan ekonomi di Jabar yang mencapai angka 5,64 persen tetap terjaga.
Tingkat inflasi pun tetap terjaga di kondisi wajar, yakni sebesar 3 persen. Angka kemiskinan di Jabar pun mengalami penurunan. Pada 2017-2018 angkanya turun dari 8,7 persen menjadi 7,3 persen, atau terjadi penurunan sekitar 0,8 persen.
“Berdasarkan data dan fakta tersebut, kami semakin mantap untuk meningkatkan (pengetahuan) petani. Bukan hanya pengetahuan pertanian dan bahan baku yang dijual, tapi juga belajar (menjual) bahan jadi yang siap dimakan oleh masyarakat berikut juga memasarkannya,” pungkas Iwa.