Kekecewaan juga disampaikan oleh Heri Setiawan, warga Margahayu Raya Kota Bandung. Ia mengeluhkan kondisi jalan utama yang dipenuhi galian hingga mengurangi kapasitas lajur. “Kadang jalan utama yang biasanya bisa tiga hingga empat lajur, hanya tersisa dua lajur karena galian. Ini sangat mengganggu dan berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor,” ungkap Heri.
Ia berharap penghentian sementara pengerjaan galian dapat meminimalisir kemacetan dan mengembalikan kelancaran lalu lintas di Kota Bandung.
Page 2 of 2