Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Perayaan Natal di Papua, Pastor Ajak Jemaat Ikuti Ibadah dengan Penuh Kesadaran

Perayaan Natal di Papua, Pastor Ajak Jemaat Ikuti Ibadah dengan Penuh Kesadaran

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Gereja-gereja di Papua mengimbau umat agar menjaga sikap dan kesadaran selama mengikuti rangkaian ibadah Natal. Jemaat diminta tidak berada dalam pengaruh minuman beralkohol demi menjaga kekhidmatan Misa malam Natal.

Imbauan tersebut disampaikan Pastor Paroki Santo Yakobus Rasul Emete, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, Sandro Letsoin Projo. Ia menegaskan pentingnya hadir beribadah dengan perilaku tertib dan kondisi fisik yang sadar.

“Saya berharap umat mengikuti Misa dengan sungguh-sungguh dan tidak datang dalam keadaan mabuk,” kata Pastor Sandro, Rabu (24/12/2025). Menurutnya, perayaan Natal harus dijalani dengan rasa hormat dan kesadaran penuh.

Selain itu, Pastor Sandro juga mengingatkan jemaat agar disiplin waktu. Seluruh umat diminta sudah berada di gereja sebelum pukul 19.00 WIT agar ibadah malam Natal dapat dimulai sesuai jadwal.

Imbauan tersebut bertujuan menciptakan suasana ibadah yang tenang dan tertib, sehingga umat dapat lebih memaknai kelahiran Yesus Kristus secara spiritual.

Langkah antisipatif ini dilakukan mengingat keterbatasan daya tampung gereja serta meningkatnya jumlah jemaat saat malam Natal. Diperkirakan sebagian umat akan memenuhi balkon dan area halaman gereja.

Sementara itu, pengamanan perayaan Natal di Papua juga diperketat oleh aparat kepolisian guna memastikan ibadah berjalan aman dan nyaman.

Di Merauke, Polres setempat bersama Brimob Batalyon D Pelopor melaksanakan sterilisasi di sejumlah gereja sebagai bagian dari pengamanan Natal 2025.

Kegiatan sterilisasi dipimpin Kabag Ops Polres Merauke AKP Irwanto Sawal pada Rabu (24/12/2025), dengan melibatkan personel Jibom Batalyon D di bawah pimpinan Ipda Hamdani Hafid.

“Sterilisasi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan saat ibadah Natal,” ujar Irwanto. Pemeriksaan dilakukan di area dalam maupun sekitar gereja.

Sebanyak 10 personel dikerahkan untuk memastikan tidak ada benda berbahaya di lokasi ibadah. Empat gereja menjadi sasaran sterilisasi, antara lain Katedral Merauke, Paroki Santo Yoseph Bambu Pemali, GPI Petra Muli, dan Gereja Protestan Jemaat Pniel.

Pemeriksaan berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.30 WIT dan tidak ditemukan barang mencurigakan. Polres Merauke memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal berlangsung aman dan kondusif, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga ketertiban selama perayaan.

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less
Skip to toolbar