Hasanah.id – Bandung. Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara dalam rangka mengkaji debit air yang dikerjasamakan pemanfaatannya dengan PT Muawanah Al Masoem meninjau lokasi pabrik pengolahan air minum dalam kemasan di Cileunyi, Selasa (14/9).
Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Usep Rustandi, Kepala Seksi Produksi & Ekowisata KPH Bandung Utara Erwin Setiadi, Asisten Perhutani/Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Manglayang Barat Nono Mulyana dan Kepala Sub Seksi Agroforestry & Ekowisata KPH Banadung Utara Irva Herlianty. Hadir pula dari Manajemen PT Muawanah Al Ma’some yakni Direktur Evan Agustianto, Pimpinan Divisi Keuangan Al Fahrul Roji, Pimpinan Divisi Produksi Doni Jaelani, Pimpinan Divisi Marketing Eko Setiawan dan Manajer Logistik Rukmana.
Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Usep Rustandi mengatakan untuk meningkatkan debit air baku ke pabrik perlu ada penambahan sumber air dari titik lainnya (di lapangan dinamakan Titik Legok) dengan jarak kurang lebih 450 meter. Perhitungan ini akan dikaji dan diolah lebih lanjut oleh Tim KPH Bandung Utara dan Tim BKPH Manglayang Barat.