Pertemuan dengan Penggerak Demo, Sudewo Bantah Ada Imbalan di Baliknya
- account_circle Hasanah 014
- calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan foto Sudewo lewat laman Instagramnya @ sudewoofficial
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Bupati Pati, Sudewo, mengonfirmasi adanya pertemuan dengan Ahmad Husein, salah seorang penggerak Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Menurutnya, agenda itu hanya dimaksudkan sebagai ruang diskusi demi menjaga situasi Pati tetap aman dan stabil.
“Dialognya membangun Pati yang baik, kondusif,” ujarnya di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Terkait tuduhan bahwa dirinya memberikan sesuatu kepada Husein, Sudewo menegaskan hal tersebut tidak benar. Ia memastikan tidak ada imbalan dalam bentuk apapun yang diserahkan.
“Enggak ada. Enggak kasih apa-apa,” tegasnya.
Nama Sudewo sebelumnya ramai diperbincangkan setelah kebijakan penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang dikeluarkannya berdampak pada melonjaknya tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. Kebijakan itu memicu gelombang protes masyarakat yang berujung pada tuntutan agar ia mundur dari jabatannya.
Aksi besar pada 13 Agustus 2025 memperlihatkan puluhan ribu warga yang tergabung dalam AMPB turun ke jalan. DPRD Kabupaten Pati pun membentuk panitia khusus (pansus) hak angket guna menelusuri kemungkinan pelanggaran dari kebijakan yang diterapkan Sudewo.
Beberapa hari setelah aksi tersebut, beredar foto pertemuan Sudewo dengan Ahmad Husein. Potret itu menimbulkan spekulasi publik mengenai arah gerakan masyarakat.
Tak lama berselang, Husein mengumumkan pengunduran diri dari gerakan yang ia gagas untuk memakzulkan Sudewo. Namun, langkah tersebut tidak diikuti anggota lain AMPB. Mereka menyatakan tetap berada di garis perjuangan dan menolak anggapan bahwa gerakan telah ditunggangi kepentingan politik.
- Penulis: Hasanah 014



