PHK Massal Ancam Ribuan Pekerja di Amerika
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Senin, 2 Jun 2025 14:44 WIB
- visibility 241
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi PHK. (Sumber: Pixabay)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, EKONOMI – PHK akan kembali mengguncang pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS). Menurut data Worker Adjustment and Retraining Notification Act (WARN) ada 130 perusahaan yang memberitahukan bahwa mereka melakukan PHK terhadap karyawan mereka secara massal pada Juni 2025.
Hal ini dilaporkan di dalam situs WARNTacker.com yang memberikan data bahwa ada 138 pengusaha yang telah merencanakan PHK dan melebihi jumlah perusahaan yang melakukan PHK pada Mei lalu yang mencapai 130 entitas. PHK ini akan dijadwalkan terjadi di berbagai sektor yaitu ritel, farmasi, makanan dan minuman, logistik, manufaktur, dan layanan kesehatan.
Bahkan beberapa perusahaan besar akan melakukan PHK massal seperti Walmart, Pfizer, Chevron, Rite Aid, McDonald’s, CVS Health, UPS, FedEx, hingga Kaiser Permanente.Perusahaan telekomunikasi seperti U.S. Cellular dan sektor teknologi seperti Oracle America, Thermo Fisher, dan NetApp juga termasuk di antara yang melaporkan akan melakukan PHK bulan ini. Hal ini akan berdampak pada jumlah pekerja yang terdampak dan hanya beberapa orang atau ratusan dalam satu perusahaan.
PHK massal ini tidak hanya mengenai ketidakpastian ekonomi. Menurut sejumlah pakar hal ini memperlihatkan pola manajemen kebijakan korporat yang lebih luas. Bryan Driscoll, Konsultan Sumber Daya mengatakan bahwa gelombang PHK akan terus berlanjut hingga beberapa bulan ke depan.
- Penulis: Hasanah 012




