Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengaku sudah mendapat jawaban dari pihak RSUD Cianjur terkait kisah jasad bayi dibawa pulang menggunakan motor. Herman mengaku kecewa dengan pelayanan rumah sakit pemerintah daerah tersebut.
“Info yang saya dapat sama seperti keterangan yang diberikan RSUD ke media, langsung dari direktur rumah sakit,” tutur Herman, Selasa (9/7/2019) malam.
Herman menyesalkan tindakan RSUD Sayang Cianjur yang harusnya peka ketika melihat kondisi pasien yang membutuhkan bantuan. “Jujur saya merasa kecewa, sangat disesalkan tindakan tersebut. Ke depannya semoga tidak terjadi lagi hal tersebut,” lanjut dia.
Secara khusus Herman menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Kepada masyarakat, Herman berharap untuk tidak ragu-ragu meminta bantuan ambulans ketika memang membutuhkan.
“Sampaikan saja, kalau memang terkendala biaya silahkan laporkan langsung ke saya atau bisa lewat ajudan. Biar saya nanti yang menanggung, karena kalau saya baca dari berita kan pihak keluarga tidak meminta (ambulans) dengan alasan tidak ada biaya,” kata Herman.