Amir Hamzah: Ekspor LPD PT PAL Perkuat Diplomasi Pertahanan
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026 17:13 WIB
- visibility 86
- comment 0 komentar
- print Cetak

Alutsista RI Makin Diperhitungkan Di Kancah Internasional
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dalam perspektif geopolitik, perdagangan kapal perang LPD berpotensi menjadi instrumen pengaruh dan diplomasi pertahanan.
Indonesia dan Filipina, menurut Amir, memberi contoh nyata bahwa kemandirian pertahanan regional dapat diwujudkan lewat kerja sama intra-ASEAN.
Keberhasilan PT PAL diharapkan mendorong negara lain untuk mempertimbangkan sumber alutsista dari dalam kawasan.
Permintaan terhadap kapal perang LPD juga dapat memicu peningkatan kapasitas industri terkait seperti galangan, pemasok komponen, dan pelatihan awak kapal.
Peningkatan kapasitas ini pada gilirannya akan menciptakan lapangan kerja serta mendorong transfer keahlian teknis di tingkat regional.
Selain aspek ekonomi, hubungan berkelanjutan antara pembuat dan pengguna kapal memperkuat interoperabilitas maritim kawasan.
Amir menilai bahwa pesan strategis dari proyek ini akan mempengaruhi kebijakan pertahanan negara-negara tetangga.
Pengalaman PT PAL dalam memenuhi kebutuhan Filipina dapat menjadi dasar untuk kontrak lanjutan dan peluang ekspor baru.
Dengan demikian, pesanan dua kapal perang LPD tidak hanya bernilai finansial, tetapi juga strategis bagi posisi Indonesia di ASEAN.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




