Cak Imin puji santri BIMA lanjut studi ke Rusia dan China
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026 11:07 WIB
- visibility 92
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cak Imin Bangga Santri Ponpes BIMA Berprestasi Di Rusia Dan China
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menurutnya, lulusan pesantren BIMA tidak boleh menyia-nyiakan momentum tersebut dan harus siap berkontribusi nyata bagi bangsa.
KH Imam Jazuli menyatakan syukur atas peningkatan capaian santri dan memaparkan target yang ditetapkan oleh pesantren.
Kiai Imam menegaskan target 1.000 sarjana di kampus internasional dan 1.000 sarjana di perguruan tinggi negeri dalam negeri akan dicapai lebih cepat dari ekspektasi.
Ia memperkirakan target tersebut berpeluang terealisasi pada tahun 2027.
Pada tahun ini, pesantren BIMA mengirimkan 175 santri untuk melanjutkan pendidikan ke negara-negara seperti Rusia, Tiongkok, dan Tunisia.
Dari 13 santri yang berangkat ke Tunisia, hanya dua orang memilih program studi keagamaan, sementara lainnya memilih bidang non-keagamaan.
Kiai Imam menjelaskan bahwa pemilihan program studi didasarkan pada kebutuhan strategis bangsa agar lulusan memberi manfaat nyata bagi pembangunan nasional.
Ia menegaskan komitmen untuk memajukan pesantren-pesantren lain dengan visi serupa, yakni mencetak santri yang saleh sekaligus menguasai beragam ilmu yang dibutuhkan negara.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




