Breaking News
Trending Tags

Jokowi Dinilai Bangun Citra Politik Lewat Ritual Adat

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 12:24 WIB
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Presiden Joko Widodo menerima gelar adat “Baginda Pemuka Bangsa” dalam sebuah prosesi resmi yang digelar di Kedatun Keagungan, Bandar Lampung pada 27 Juni 2026.

Penghargaan berupa gelar adat itu diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Jokowi selama masa kepemimpinannya.

Dalam prosesi tersebut terjadi ritual yang menyita perhatian publik, yaitu Jokowi menginjak kepala kerbau yang diletakkan di atas karpet merah; tindakan ini memicu ragam tafsir politik di masyarakat.

Pengamat politik Nurul Fatta menilai bahwa pemberian gelar adat dan rangkaian ritual pendampingnya tidak lepas dari konteks safari politik Presiden yang berlangsung di Lampung pada 26–28 Juni 2026.

Menurut Fatta, prosesi itu berfungsi untuk membangun citra politik dan memberi makna simbolis terhadap perjalanan politik Jokowi selama kunjungan daerah tersebut.

Ia menyebut bahwa simbol-simbol adat yang dipilih memperkuat narasi yang ingin disampaikan melalui safari, termasuk potensi penyisipan kepentingan kelompok politik tertentu.

Narasi ini, menurut Nurul Fatta, dapat menempatkan isu-isu tertentu — seperti posisi PSI dalam konstelasi politik lokal — menjadi bagian dari wacana yang lebih luas selama kunjungan tersebut.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less